Friday, 4 March 2016

Susu Kambing Sebagai Alternatif Terbaik Pengganti Susu Sapi Untuk Bayi


 Susu Kambing Etawa Super E

Dilaporkan bahwa sekitar 40% pasien yang alergi terhada protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglubolin yang terkandung pada susu sapi. Diduga protein susu (lactoglubolin) yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu sapi. Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu pada bayi yang alergi terhadap susu sapi, walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20-50% dari bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai, oleh sebab itu susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk bayi dan balita anda. Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi/susu lainnya. Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu sapi, kerbau dan kambing berturut-turut adalah 3,49mm, 5,92mm dan 3,30mm. Dari hasil penelitian sekelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan ulang, vitamin A, plasma darah, kalsium,liamin, riboflayin, nlacin, dan konsentrasi hemoglobinnya serta kekerasan dan bobot pukulan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Disamping itu susu kambing juga daya kandungan mineral, kalsium, pottasium, magnesium, fosfor, klorin dan mangan.

Kandungan flourine dan protein tinggi pada ssu kambing, membuat susu ini banyak diminati keluarga Indonesia. Selama ini masyarakat Indonesia belum familier dengan susu kambing. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing pun biasanya dikonsumsi sekadarnya saja, atau lebih karena susu ini mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Susu kambing rata-rata banyak dikonsumsi di Timur Tengah sejak 7000 SM. Padahal, susu kambing memiliki protein terbaik setelah telur dan hampir setara dengan ASI.

Related Posts

Susu Kambing Sebagai Alternatif Terbaik Pengganti Susu Sapi Untuk Bayi
4/ 5
Oleh